TK AlYalu

P_20180827_130349

Bapak Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah memberi motivasi kepada guru-guru PAUD Kota Malang di Auditorium Al-Ya’lu,I Dr. Abdullah memberi motivasi kepada guru-guru PAUD Kota Malang di Auditorium Al-Ya’lu

Bapak Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah memberi motivasi kepada guru-guru PAUD Kota Malang di Auditorium Al-Ya’lu

Berkat kinerja manajemen, pendidik dan tenaga kependidikan AL-YA’LU yang proaktif dalam mengadopsi serta mengimplementasikan kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, TK Unggulan AL-YA’LU Kota Malang kembali mendapatkan amanah untuk menyelenggarakan program kerja kementerian yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.

Amanah yang dipercayakan kepada TK Unggulan AL-YA’LU Kota Malang oleh Kemdikbud tersebut dalam bentuk Pendidikan dan Pelatihan Guru Pendamping Muda Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Bantuan Pemerintah Pusat. Kegiatan yang melibatkan 80 tenaga pendidik PAUD dari Kecamatan Sukun, Blimbing dan Lowokwaru ini diselenggarakan di auditorium AL-YA’LU.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM menjadi salah satu narasumber kegiatan ini. Beliau memberikan pemaparan tentang rencana kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan maupun kualitas pendidik serta tenaga kependidikan PAUD di Kota Malang.

”Dinas Pendidikan dari waktu ke waktu dengan anggaran yang ada berusaha semaksimal mungkin memberikan porsi yang seimbang berasaskan kebutuhan pada setiap jenjang pendidikan yang menjadi ranah tanggung jawab kami termasuk satuan PAUD dan TK. Peningkatan kualitas PAUD dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan sarana prasarana penunjang proses belajar mengajar, pelatihan, workshop maupun bimtek bagi pendidik PAUD, pemberian insentif tambahan bersumber dari APBD dan juga program kerja lainnya.“ tutur Ibu Zubaidah dalam paparannya.

P_20180827_105605

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM menjadi salah satu narasumber DIklat Guru PAUD Kota Malang di Auditorium AL-Ya’lu

Lebih lanjut, Ibu Zubaidah kembali mengingatkan pentingnya peranan pendidik PAUD dalam membangun pondasi dasar anak untuk siap melakoni pendidikan ke jenjang berikutnya, dengan memberikan bekal pemahaman terhadap tujuh peran dan tugas utama seorang guru yakni guru sebagai pendidik, pengajar, fasilitator, pelayanan, perancang, pengelola dan guru sebagai penilai.

P_20180827_132857_1

Kegiatan yang dilaksanakan mulai Kamis 23 Agustus hingga Senin, 27 Agustus 2018 inipun dihadiri secara langsung oleh Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI) Dr. Abdullah.

P_20180827_125957

Lincah dan menggemaskan, penari cilik dari TK Unggulan Al-Ya’lu menampilkan unjuk seni tari di panggung acara pembukaan Diklat Guru

Dalam sambutannya, Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah berharap pada peserta diklat untuk tidak terobsesi mengembangkan otak kiri peserta didik PAUD semata hingga melupakan kebutuhan tumbuh kembang otak kanan demi mengejar prestisius serta ambisi mewujudkan lembaga PAUD yang bergengsi karena anak didiknya telah mampu dan berprestasi dalam berbagai bidang.

” Kecerdasan Anak akan sesuai dengan perkembangan serta tumbuh kembangnya manakala terpenuhinya kebutuhan gizi, kesehatan dan stimulus anak. 50 persen kecerdasan anak ada pada usia empat tahun. Untuk itu pendidik PAUD wajib hukumnya terus berkreasi dan berinovasi menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dalam kerangka belajar sambil bermain. Dengan menjalankan metode pembelajaran sambil bermain, secara tidak langsung guru PAUD memberikan stumulus yang menyenangkan dan dapat berimplikasi tersambungnya lima milyar jaringan kecerdasan anak ” papar Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah.

Lebih lanjut Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah menegaskan bahwasannya pendidikan anak bukanlah tanggungjawab mutlak sekolah, namun juga menjadi tanggungjawab Pemerintah serta masyarakat luas. Abdullah menghimbau pada peserta diklat agar menyusun jadwal pertemuan dengan orangtua siswa agar dapat menemukan kesepahaman metode pembelajaran. Apa yang diajarkan pada anak diinformasikan pada orangtua sehingga terjalin sinergitas pendidikan yang selaras, seiring, dan sejalan. Karena bagaimanapun, keluarga merupakan pendidikan awal dari seorang anak.

P_20180827_123846

Peserta Diklat Guru pendamping Muda PAUD Kota Malang menyimak pemaparan materi diklat

Selama lima hari pelaksanaan diklat, 80 peserta kegiatan yang terbagi dalam dua kelompok inipun secara bergantian mendapatkan tidak kurang dari 13 materi diantaranya Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Malang, Konsep Dasar PAUD, Perkembangan AUD, Pengenalan ABK, Cara Belajar AUD, Perencanaan Pembelajaran PAUD, Penilaian Perkembangan AID, Kesehatan dan Gizi AUD, Etika dan Karakter Pendidik PAUD, Praktek Pembelajaran PAUD, Komunikasi dalam Pengasuhan, Review Umum dan Refleksi diakhiri dengan Penjelasan Tugas Mandiri yang wajib dikerjakan peserta diklat.

Selain menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM dan Dirjen GTK PAUD Dikmas Kemdikbud RI Dr. Abdullah diklat angkatan pertama inipun turut pula menghadirkan narasumber lainnya yakni Fressi A, S.Pd., Rina S. S.pd., G. Zulaika, M.Psi., Khoirun Nisa’, S.Psi., Siti Ruqqiyah, M.Pd., dr. Irma Selecta Vera dan Hendra W. S.Pd. (fandi harianto)

SAHABAT: Kepala TK Unggulan Al-Ya’lu menerima cinderamata dari Bapak Mohd Adnan bin Md Daud, Pengarah Jabatan Kemajuan Masyarakat Negeri Selangor Malaysia

SAHABAT: Kepala TK Unggulan Al-Ya’lu menerima cinderamata dari Bapak Mohd Adnan bin Md Daud, Pengarah Jabatan Kemajuan Masyarakat Negeri Selangor Malaysia

…..“TK sudah seperti ini?”, begitulah komentar Bapak Mohd. Adnan bin Md. Daud, pimpinan lawatan dari Kementerian Pendidikan Negeri Selangor Malaysia  Senin,  23 Maret 2015 saat meninjau sarana bermain dan belajar serta inovasi pendidikan di TK Unggulan Al-Ya’lu.

Rombongan lawatan berpose bersama kepala TK Al-Ya'lu dan guru Al-Ya’lu

Rombongan lawatan berpose bersama kepala TK Al-Ya’lu dan guru Al-Ya’lu

…..Sebanyak 25 orang terdiri dari pimpinan dan staf Jabatan Kemajuan Masyarakat  (Kemas) Selangor, Kementerian Kemajuan Luar Bandar dan Wilayah, atau Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal jika di Indonesia, diterima di kampus TK Unggulan AL-YA’LU.

Interaksi dengan peserta didik Pra-TK dan TK Unggulan Al-Ya'lu

Interaksi dengan peserta didik Pra-TK dan TK Unggulan Al-Ya’lu

…..Bapak Mohd. Adnan bin Md. Daud sebagai pimpinan muhibah ini   dengan Bahasa Malaysia mengatakan, “Tujuan lawatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan berkongsi pengalaman dengan TK Unggulan AL-YA’LU dalam usaha pendidikan awal kanak kanak, kemahiran dan literasi, pembangunan modal insan menerusi partisipasi masyarakat yang amat aktif dalam meningkatkan kualiti hidup”.
…..Di AL-YA’LU,  rombongan dari negeri jiran ini meninjau areal sekolah, berinteraksi dengan pendidik, berbalas pantun dan bermain game yang seru dengan anak-anak. Hangat dan bersahabat. Itulah kalimat yang tepat sebagai ungkapan saat kunjungan tersebut.

Saat berinteraksi dengan para guru TK Unggulan Al-Ya’lu

Saat berinteraksi dengan para guru TK Unggulan Al-Ya’lu

…..Sebagai tanda persahabatan, Kemas Selangor Malaysia juga memberi kesempatan jika kelak dilakukan kunjungan balasan. Ibu Endang Supadminingsih, Kepala TK Unggulan AL-YA’LU dalam sambutannya menyatakan bahwa kunjungan dari negeri sahabat ini merupakan suatu kehormatan. Setelah dilakukan de-tour di area taman pendidikan dan ramah-tamah, di akhir acara dilakukan tukar cinderamata antar kedua lembaga.
…. Bagi AL-YA’LU kunjungan dari Malaysia ini bukan satu-satunya kunjugan dari luar negeri. Sebelumnya Al-Ya’lu juga pernah menerima kunjungan dari Kementerian Pendidikan Papua New Guinea.

Endang Supadminingsih, SP., MP., Kepala TK Unggulan AL-YA’LU terpilih sebagai Kepala TK Berprestasi I tingkat Nasional.  Prestasi Endang ini juga telah diraih melalui kompetisi berjenjang mulai tingkat gugus, kecamatan, kota hingga provinsi. Berkat prestasinya itu Endang juga mendapat Satya Lencana Pendidikan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
…..Wanita kelahiran Jawa Timur itu meraih gelar Sarjana serta Master dari Universitas Brawijaya Malang. Endang merampungkan S2 dengan predikat sebagai Lulusan Terbaik.
…..Ia mengaku sangat mencintai dunia anak sejak masa kuliah, dan karenanya pula ia tampak sungguh-sungguh menjalani profesi yang kini diembannya yaitu sebagai Kepala TK Unggulan Al-Ya’lu Malang.
…..TK Unggulan Al-Ya’lu di Jl.Teluk Mandar 55 Arjosari Kecamatan Blimbing Malang itu, kata banyak orang bukan sembarang sekolah. Untuk sekelas TK, sekolah ini tampak begitu luas, lengkap dengan tanaman dan taman yang tertata rapi, bersih dan asri. APE atau Alat Permainan Edukatif yang dipunyai tak perlu diragukan lagi. Mulai dari area separtu roda, kereta luncur, lapangan basket anak, hingga kolam renang semuanya ada.
…..Tanggung jawab Endang tidaklah ringan, selain harus menjaga lingkungan sekolah, sebagai manager sekolah ia juga harus membawahi 30 guru TK Al-Ya’lu yang semuanya sudah S1. Apalagi sekolah yang satu ini di desain sebagai sekolah berwawasan internasional. “Melalui program operasional kami terus menyesuaikan sebagai sekolah berwawasan internasional, diantaranya menggenjot guru-guru kami menguasai IPTEK, karena IT tetap penting bagi guru TK, kami juga punya terget kualitas kelulusan siswa agar terus meningkat, serta target pelebaran jaringan mitra pendidikan,” terang wanita berjilbab itu.
…..Mengembangkan TK Al-Ya’lu, Endang mendapat tantangan tersendiri dan luar biasa. Selaian sekolahnya berwawasan internasional, sekolah yang kini mendidik 102 anak itu menerapkan sistem full day school atau sekolah sehari penuh. Padahal untuk jenjang SD, SMP bahkan SMA saja sistem full day school di Indonesia masih banyak dipertentangkan. Apalagi untuk sekelas TK. “Masyarakat terlalu kawatir dan takut, yang penting adalah cara penerapannya tepat,” tandas Endang.
…..Ketika masyarakat masih digelayuti keraguan akan full day school, justru Endang semakin mantap sistem itu di terapkan di Al-Ya’lu. Wanita ini pun membawa konsep full day school di usia dini pada ajang kompetisi kepala sekolah TK se-Indonesia tahun 2007 lalu. Hasilnya? Endanglah jawaranya. Ia terpilih sebagai Kepala TK Berprestasi I tingkat Nasional. Secara otomatis prestasi Endang ini juga berkat kemenangannya mulai tingkat kecamatan, kota hingga propinsi. Berkat prestasinya itu Endang juga mendapat Satya Lencana Pendidikan dari Presiden susilo Bambang Yudhoyono.
…..Makin mantap dengan prestasi, makin mantap Endang menjalani profesinya, dan optimis TK Al-Ya’lu Malang akan sebenar-sebanrnya menjadi sekolah berwawasan internasional serta menjadi rujukan sekolah lain, lokal, nasional, bahkan internasional. Namun, enjoynya Endang dengan profesinya bukan lantas ia melalaikan tugas-tugas keseharian sebagai ibu rumah tangga. “Keluarga itu sentral bagi kami, sehingga tugas sebagai ibu rumah tangga tidak bisa ditinggalkan,” tutur Endang. (JawaPos/19/8/2008).

SEKARANG banyak yayasan yang mendirikan sekolah baik itu TK, SD, SMP, maupun SMA. Mereka berlomba-lomba ingin menjadikan sekolahnya dikenal oleh masyarakat luas.

Akan tetapi, sebagian besar sekolah di Rembang masih bersifat biasa-biasa saja. Artinya, belum menunjukkan nilai lebih menyangkut kelengkapan fasilitas yang dimiliki ataupun penerapan program pendidikannya.

Seiring dengan kemajuan zaman, Yayasan Al-Furqon yang memiliki sekretariat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kota Rembang tergerak mendirikan sekolah favorit, khususnya untuk tingkatan anak-anak di bawah usia 4 tahun, TK, dan SD.

Secara umum, khususnya menyangkut program pendidikan, sekolah yang dikelola yayasan tersebut tergolong sudah maju karena ditangani oleh guru-guru sarjana. Namun bila berbicara soal fasilitas, tampaknya masih ketinggalan jauh dengan sekolah yang ada di kota-kota besar.

Dengan kenyataan seperti itu, julukan sebagai sekolah favorit atau unggulan belum sepenuhnya memenuhi syarat. Sebab, bagaimanapun canggih dalam menyusun program pendidikan, kalau tidak diimbangi dengan kelengkapan fasilitas hasilnya tidak akan maksimal.

Itulah sebabnya, Wakil Bupati Drs H Nasirul Mahasin MSi, Minggu (30/5/2004), mengajak para pejabat Dinas Pendidikan, pejabat Bagian Kesra, pengurus Gabungan Organisasi Pengelola Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI), pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), dan beberapa anggota DPRD untuk melakukan kunjungan ke Malang, Jatim. Tujuannya adalah melakukan studi banding ke TK Unggulan Al-Ya’lu Malang yang memiliki program pendidikan dan fasilitas cukup canggih.

Ketika sampai di tempat tujuan, rombongan dari Rembang yang berjumlah 101 orang itu banyak yang geleng-geleng kepala sebagai tanda kekaguman ketika melihat proses pendidikan dan fasilitas TK Al-Ya’lu.

Perlu diketahui, TK Unggulan Al-Ya’lu memiliki kurikulum pengembangan kemampuan dasar anak, misalnya menyangkut kemampuan berkomunikasi menggunakan tiga bahasa (Indonesia, Inggris, dan Arab). Selain itu siswa diajari kemampuan untuk berkreasi dalam seni dan teater.

Tentang proses belajarnya, jelas Ketua Perkumpulan Manunggal Bangsa  yang dipercaya mengelola TK tersebut, menggunakan konsep enjoyfull learning dengan metode learning with play. Di sini siswa diberi pelajaran dengan berbagai media dan sarana bermain sehingga mereka merasakan kegembiraan dalam belajar.

Untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran, sekolah menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang representatif, seperti kelas nyaman dan menyenangkan untuk belajar, tempat bermain luas yang ditunjang sarana dan prasarana yang variatif, rekreatif, simulatif, dan edukatif, serta dilengkapi dengan standar pengamanan tinggi.

Selain itu dilengkapi pula dengan media belajar berbasis teknologi multimedia, laboratorium alam dengan variasi binatang jinak, perpustakaan, kolam renang mini, dan 25 toilet untuk wudu dan mandi.

Sumber: Harian Suara Merdeka 06/09/2004

Visitors
  • 137,812 hits

Archives
November 2018
M T W T F S S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Follow Us
Prestasi ICAS ALYALU 2017
Siswa AL-YA’LU Bersama Menlu
Bapak Mendikbud di AL-YA’LU
ALYA’LU Scout Goes To USA
AL-YA’LU Scout in USA